Langsung ke konten utama

http://www.tutorialbahasainggris.com/definisi-dan-contoh-teks-argumentative-dalam-bahasa-inggris.html

Definisi dan Contoh Teks Argumentative dalam Bahasa Inggris

Definisi Argumentative dalam Bahasa Inggris dan Contohnya – Setiap orang mempunyai hak untuk berargumen. Tetapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan argumen itu? Di dalam bahasa Inggris, argumen dikenal dengan argumentative. Argumentative adalah sebuah paragraf yang menerangkan dan meyakinkan kepada pembaca tentang pro (setuju) dan cons (tidak setuju), yang sering disebut dengan argumentative paragraph. Untuk mengetahui seperti apa argumentative tersebut, maka contoh yang paling mudah dari argumentative adalah pemain badminton, atau pemain tenis meja. Berdasarkan contoh diatas, topik yang akan dibahas harus kontroversial untuk umum dan berita yang aktual yang ada dimasyarakat saat ini.
Argumentative memiliki generic structure, yaitu :
1. It has a topic sentence (memiliki kalimat topik)
2. It has supporting sentences for pros and supporting sentences for cons. Further both of these are called argument (memiliki kalimat pendukung untuk pro dan kalimat pendukung untuk kontra. Keduanya disebut argumen)
3. It has to use deductive or inductive reasoning, cause and effect. And argument by authority (memiliki alasan secara deduktif atau induktif, sebab-akibat, dan argumen secara otoritas)
Selain generic structure, argumentative juga memiliki language forms, yaitu :
1. Menggunakan bermacam-macam tenses ( multiple tenses): present, past, future
2. Menggunakan kata kerja (verbs) : believe,object, argue
3. Menggunakan modal ; can, will, would, should, etc
4. Menggunakan kata keterangan (adverb): due to, because, etc
5. Menggunakan kata pertanyaan (question word) : why, how, what, etc

Contoh dari Argumentative adalah:
Science and Religion
The communist ideology believes that science does not need religion. Their followers have claimed that religion is drugs or toxin, and toxin in fact make the users drunken or unaware or fly. Thus, there is no need to have religion in this life. They can live happily in balance and in harmony without any religion beside science. They call those who need religion beside science as stupid or old fashioned. Whereby, they call themselves as modern or up to date. The opponents to this belief, however think vice versa. Science needs a religion to make it balance. They believes that science without a religion is blind. While religion also needs science. They believe that religion without science is lame. Thus, science and religion are catalysators for mankind to live on the track or in harmony. They called those who do not religion beside science as crazy or insane people. In short, both sides have their own arguments to promote their belief and each of whom blame to one another for creating this world imbalance, war, and global crisis.
Artinya:
Ilmu Pengetahuan dan Agama
Ideologi orang-orang komunis percaya bahwa ilmu pengetahuan tidak membutuhkan agama. Penganut mereka mengklaim bahwa agama adalah narkoba atau racun, dan racun kenyataannya membuat penggunanya mabuk dan tidak sadar atau terbang. Dengan demikian, agama tidak dibutuhkan dalam hidup ini. mereka dapat hidup dengan bahagia secara seimbang. Dan harmonis tanpa agama disamping ilmu pengetahuan. Mereka mengatakan siapa yang membutuhkan agama disamping ilmu pengetahuan adalah bodoh atau model lama. Yangmana, mereka menyebut diri mereka sebagai orang modern atau mengikuti zaman. Orang-orang yang melawan kepercayaan ini berpikir sebaliknya. Ilmu pengetahuan membutuhkan agama untuk membuat seimbang. Mereka percaya bahwa ilmu pengetahuan tanpa agama adalah buta. Sementara agama juga membutuhkan ilmu pengetahuan. Mereka percaya bahwa agama tanpa ilmu pengetahuan adalah pincang. Dengan demikian, ilmu pengetahuan dan agama adalah sebagai katalis setiap manusia untuk hidup sesuai aturan dan harmonis. Mereka menyebutnya siapa yang tidak memiliki agama disamping ilmu pengetahuan sama dengan gila atau orang yang sangat bodoh. Singkatnya, diantara keduanya mempunyai masing-masing argumen untuk mempromosikan kepercayaan mereka dan masing-masing akan buta satu sama lainnya untuk menciptakann dunia ini menjadi tidak seimbang, perang, dan krisis global.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SYAHADAT CINTA DI UJUNG SENJA oleh Fitri Nurul Aulia

Detak jarum jam yang terus melangkah menggema ke seluruh ruangan bercat putih. Jam sudah menunjukkan pukul sebelas kurang lima belas menit. Seorang Gadis masih sibuk membenahi sebuah toko busana muslimah milik bibinya yang terletak di jalan Istiklal Street , daerah Taksim, Istanbul. Setelah selesai berbenah, Gadis berparas timur tengah itu bergegas meraih mantel berwarna coklatnya, yang tak jauh dari meja kasir tempat yang ia duduki sekarang. Tak lupa, ia juga melingkarkan syal tebal berwarna putih di lehernya yang senada dengan warna hijabnya. Maklum, di luar sana, salju di bulan Desember sedang turun dengan derasnya—hingga kota bak di selimuti dengan mantel putih nan bersih namun beraura kaku. Gadis itu tak akan rela jika tubuhnya diselimuti rasa dingin yang menusuk tulang dan membekukan persendian. Setelah menggembok rapi pintu pagar toko, segera ia melesat meniggalkan toko menuju apartemen yang ditinggalinya bersama paman dan bibinya. Turunnya salju yang disertai hembusan an...

Surat Cinta untuk Februari #Bagian Kedua

Senyuman memang selalu indah. Tetapi aku juga menemukan definisi itu dalam rupa kesedihanmu. "Mengapa" seharusnya menjadi sebuah kata yang membuat seseorang mengernyitkan kening. Tetapi tidak denganku. Semakin kulihat luka di ragamu, semakin aku jatuh cinta.  Duhai, Februari, izinkan aku menetap dalam perih dan sesakmu, dalam duka dan marahmu, dalam kecewa dan takutmu. Tidak untuk sesekali, tetapi untuk selamanya. Sebab tubuhku adalah rumah kekal untuk jiwamu.  Bogor, 2 Februari 2023

KOLAK PISANG NAIRA oleh Fitri Nurul Aulia

Waktu sudah menunjukkan pukul enam tiga puluh sore ketika aku dan kelima temanku baru saja keluar dari kantor. Artinya, sekitar tiga puluh menit lagi menuju adzan maghrib untuk berbuka puasa. Sambil berjalan cepat, sesekali aku melirik jam tangan hitam yang melingkar di pergelangan tangan kiriku. “Sepertinya kita akan buka di jalan nih.” Kataku pada teman-teman. “Iya juga ya,” kata Raihan, salah satu temanku. Kami berhenti di sebuah taman kota, kemudian kami duduk di sebuah bangku kayu panjang. Aku sapu pandanganku mencari santapan untuk berbuka. Aku menyeringai senang, “Di sana ada bazar ramadhan tuh! Bagaimana kalau aku kesana?” Aku menatap sebuah tenda putih memanjang di seberang jalan. Teman-teman mengiyakan tawaranku. Aku segera melesat menuju bazar ramadhan di seberang jalan sana. Ketika sampai, aku celingak-celinguk, semua makanan sudah habis terjual. Sedikit kecewa. Aku putar pandanganku menatap teman-teman yang sedang menunggu di seberang jalan sana, berharap aku kembali ...