Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 16, 2022

Jurnal Pagi: Luka

Pada suatu waktu, setelah membaca beberapa lembar buku yang sudah lama teronggok di antara tumpukan buku yang menunggu antrean baca, aku terlempar ke dalam diam. Aku duduk termangu menghadap tembok kamar yang bisu.  Tiba-tiba saja aku melihat diriku yang lain, tepat di hadapanku. Seperti ada cermin ukuran besar yang muncul begitu saja. Semakin diperhatikan, semakin terlihat begitu banyak luka lebam di seluruh tubuhku yang malang.  Pada setiap luka itu terdapat rekaman memori tentang dari mana luka itu berasal. Perasaanku menjadi tidak enak. Aku bisa merasakan luka-luka itu. Dari marah, kecewa, patah, gagal, duka.  Kuperhatikan satu per satu sambil merasakan ketidaknyamanannya dalam dada. Rupanya telah lama kuabaikan mereka. Lupa untuk menyembuhkan hingga semua luka itu membusuk. Mungkin indra penciumanku sudah kebal hingga aroma tidak sedap dari lukaku tak mampu terendus.  Bayangan berseliweran di atas kepala menampilkan potongan kisah yang menyebabkan aku terluka. S...